Pengertian dan Jenis-Jenis Elastisitas Permintaan serta Faktor Yang Mempengaruhi Elastisitas Permintaan

Pengertian elastisitas permintaan


Besar kecilnya permintaan barang sebagai akibat perubahan harga merupakan permasalahan yang dibahas dalam konsep elstisitas perminataan. Adapun pengertian elastisitas permintaan  yaitu besarnya perubahan permintaan yang terjadi sebagai akibat adanya perubahan harga.  Makin besar kepekaan perubahan jumlah permintaan terhadap barang dan jasa sebagai akibat adanya perubahan harga, berarti makin elastis permintaan tersebut. Sebaliknya makin kecil kepekaan perubahan jumlah permintaan terhadap barang dan atau jasa, berarti makin inelastis permintaan tersebut.

 

Jenis jenis elastisitas permintaan


Adapun jenis-jenis elastisitas permintaan adalah sebagai berikut :
  1. Permintaan elastis. Permintaan disebut elastis apabila koefisien elastisitasnya lebih besar dari pada 1. Artinya, presentase perubahan permintaan lebih besar dari pada presentase perubahan harga.
  2. Permintaan inelastis. Permintaan disebut inelastis apabila koefisien elastisitas permintaannya lebih kecil dari pada 1. Artinya, presentase perubahan permintaaan lebih kecil dari pada presentase perubahan harga.
  3. Permintaan elastis uniter. Permintaan disebut elastis uniter apabila presentase perubahan jumlah yang diminta sama dengan perubahan harga.
  4. Permintaan elastis sempurna. Permintaan disebut elastis sempurna apabila koefisien elastisitas permintaannya sama dengan tak terhingga. Situasi ini terjadi apabila pada harga tetap, kuantitas yang diminta menjadi tidak terbatas. Situasi ini juga terjadi apabila kenaikan harga yang relatif sangat kecil sekalipun akan menurunkan kuantitas permintaan menjadi nol. Sebaliknya, pada penurunan harga yang relatif sangat kecil sekalipun, kuantitas yang diminta menjadi tidak terbatas.
  5. Permintaan inelastis sempurna. Permintaan inelastis sempurna merupakan kebalikan dari permintaan elastis sempurna. Pada permintaan inelastis sempurna, koefisien elastisitas permintaannya adalah nol. Ini terjadi karena berapa pun harga berubah, kuantitas yang diminta tetap tidak berubah. Oleh karena itu, kurva permintaannya berbentuk vertikal. Contohnya adalah jumlah satuan pembelian tembakau di pelelangan yang tetap walaupun harga berubah. Walaupun harganya berubah, masing-masing negara sudah terlebih dahulu menetapkan satuan yang dibeli.

Dalam dunia nyata, sebagian besar permintaan bersifat elastis, elstis uniter dan inelastis. Ketiganya berada di antara permintaan elastis sempurna pada titik ujung dan permintaan inelstis sempurna pada titik ujung lainnya.

 

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Elastisitas Permintaan

elastisitas permintaan

 

Beberapa faktor yang mempengaruhi besarnya elastisitas permintaan, di antaranya adalah sebagai berikut :

1.    Ketersediaan barang substitusi
 
Permintaan terhadap suatu barang akan lebih elastis apabila barang tersebut memiliki banyak barang substitusi. Hal ini karena ketika harga sebuah barang meningkat, konsumen akan dengan mudah mengalihkan permintaannya kepada barang lain. Sebaliknya, permintaan terhadap suatu barang akan cenderung bersifat kurang elastis apabila barang tersebut tidak memiliki barang substitusi.
 

2.    Proporsi pendapatan yang dibelanjakan untuk suatu barang
 
Jika harga suatu barang hanya merupakan bagian yang sangat kecil saja dari pendapatan, maka permintaan terhadap barang tersebut cenderung bersifat kurang elastis. Sebaliknya, apabila harga suatu barang merupakan bagian yang sangat besar terhadap pendapatan, maka permintaannya cenderung bersifat elastis.
 

3.    Kategori barang, kebutuhan pokok atau kebutuhan mewah
 
Jika suatu barang merupakan kebutuhan pokok, maka permintaannya bersifat inelastis. Sebaliknya, penjualan barang-barang kebutuhan mewah akan sangat dipengaruhi oleh harganya. Oleh karena itu, permintaan barang-barang kebutuhan mewah cenderung bersifat elastis.
 

4.    Keragaman penggunaan barang
 
Jika suatu barang memiliki banyak kegunaan (serba guna), maka barang tersebut memiliki permintaan yang lebih elastis.
 
Demikianlah penjelasan mengenai pengertian elastisitas permintaan, jenis-jenis elastisitas permintaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan. Semoga bermanfaat.  

0 Response to "Pengertian dan Jenis-Jenis Elastisitas Permintaan serta Faktor Yang Mempengaruhi Elastisitas Permintaan"

Post a Comment