Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Monopolistik serta Kebaikan dan Keburukan Pasar Persaingan Monopolistik

Pengertian pasar persaingan monopolistik

 

Dibandingkan dengan keberadaan pasar monopoli, sebenarnya pasar persaingan monopolistik lebih banyak kita jumpai di masyarakat. Jika dalam pasar monopoli hanya ada satu perusahaan yang berhadapan dengan banyak konsumen, maka pada pasar persaingan monopolistik terdapat beberapa perusahaan yang berhadapan dengan banyak konsumen.
 
Jadi, pengertian pasar persaingan monopolistik  adalah suatu pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang yang serupa, tetapi memiliki perbedaan pada beberapa aspek. Misalnya, pasar sepeda motor di Indonesia.

 

Ciri-ciri pasar persaingan monopolistik


Ada beberapa ciri-ciri pasar persaingan monopolistik, yaitu :
 

a.    Terdapat banyak produsen atau penjual
 
Namun demikian, jumlah produsen atau penjual ini tidak sebanyak pada persaingan sempurna. Pada dasar persaingan monopolistik, tidak satupun produsen yang memiliki skala produksi yang lebih besar dari produsen lainnya.
 

b.    Jenis barang yang dipasarkan berbeda
 
Hal ini yang membedakan pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan monopolistik. Pada pasar ini barang yang dihasilkan bisa dibedakan antara satu produsen dengan produsen lainnya. meskipun jenis barang cenderung sama, biasanya kita tetap bisa membedakan dari kemasan, cara penjualan, dan layanan purnajual yang diberikan.
 
Oleh karena itu, barang-barang dari pasar persaingan monopolistik bukanlah merupakan barang substitusu (pengganti) sempurna, melainkan hanya semisubstitusi (semipengganti) yang akhirnya memungkinkan para produsen memiliki kekuatan untuk memonopoli pasar, meskipun hanya untuk produk tertentu. Dari sinilah sifat monopoli tersebut berasal.
 

c.    Adanya kemampuan produsen untuk mempunyai harga
 
Berbeda dengan pasar persaingan sempurna, di mana produsen tidak mempunyai kemampuan untuk menentukan harga, pada pasar persaingan monopolistik prodsen mempunyai kemapuan itu, walaupun tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli. Seperti disebutkan di atas, kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan. Karena perbedaan dan ciri khas dari suatu barang, konsumen tidak akan berpindah ke merek lain.
 
Konsumen memilih produk tersebut walaupun produsen menaikkan harga. Misalnya pasar sepeda motor di Indonesia. Produk sepeda motor memang cenderung bersifat homogen, tetapi masing-masing memiliki ciri khusus tersendiri. Sebut saja sepeda motor Honda, yang mana ciri khususnya adalah irit bahan bakar. Yamaha yang memiliki keunggulan pada mesin yang stabil dan jarang rusak. Akibatnya, tiap-tiap merek mempunyai pelanggan setia masing-masing.
 

d.    Produsen lain mudah masuk ke dalam pasar
 
Namun demikian, produsen yang ingin memasuki pasar ini harus mampu menciptakan produk dengan jenis berbeda dan lebih menarik dari produk yang sudah ada. Jadi, tidak semudah pada persaingan sempurna.
 

e.    Promosi penjualan harus aktif
 
Hal ini karena pada pasar persaingan monopolistik, harga bukanlah faktor yang bisa mendongkrak pembeli. Bagaimana kemampuan perusahaan menciptakan citra yang baik di dalam benak masyarakat, sehingga membuat mereka mau membeli produk tersebut meskipun dengan harga mahal akan sangat berpengaruh terhadap penjualan perusahaan.  

 

Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Monopolistik serta Kebaikan dan Keburukan Pasar Persaingan Monopolistik

Kebaikan dan keburukan pasar persaingan monopolistik


Kebaikan pasar persaingan monopolistik


Barang yang diperdagangkan pada pasar persaingan monopolistik berbeda, walaupun fungsinya sama. Perbedaan biaya menyangkut kualitas, harga, atau pelayanan. Oleh karena itu, perusahaan terdorong untuk mengadakan inovasi. Kebaikan lainnya adalah masyarakat  umumnya selalu mendapatkan pelayanan yang baik karena perusahaan ingin memuaskan pelanggan untuk mengisolasi dirinnya dari persaingan (mendominasi pesaing).

 

Keburukan pasar persaingan monopolistik


Perusahaan harus mengeluarkan biaya promosi yang mahal karena persaingan yang tajam. Hal ini mendorong harga pada pasar persaingan moopolistik berada pada tingkat yang tinggi.

 
Demikianlah penjelasan mengenai pengertian pasar persaingan monopolistik, ciri-ciri pasar persaingan monopolistik, dan kelebihan serta kekurangan pasar persaingan monopolistik. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

0 Response to "Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Monopolistik serta Kebaikan dan Keburukan Pasar Persaingan Monopolistik"

Post a Comment