Bentuk-Bentuk Perubahan Iklim

Iklim di muka bumi dapat berubah. Perubahan iklim dapat berdampak nyata pada kehidupan di muka bumi. Berikut ini dijelaskan beberapa bentuk perubahan iklim.

Pemanasan global (global warming)


Fenomena-fenomena yang menunjukkan terjadinya pemanasan global antara lain :
  1. Bongkahan-bongkahan es di kutub mencair dan menyebabkan permukaan air laut menjadi naik.
  2. Akibat naiknya air laut, beberapa  pulau tenggelam dan banyak aliran sungai terhambat.
  3. Pola pertanian, terutama tanaman pangan, menjadi tergangu karena perubahan ikllim yang tidak menentu.
  4. Akibat suhu bumi menjadi panas, hutan-hutan dapat terbakar.
  5. Efek rumah kaca (greenhouse effect), disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas di atmosfer. Sebagai contoh, keluaran hasil industri (limbah), seperti karbondioksida, metana, dan nitrogen dioksida. Gas-gas ini bisa mengakibatkan efek rumah kaca, yaitu efek selimut gas yang menahan radiasi panas bumi untuk lepas ke udara sehingga suhu bumi semakin panas.
Strategi-strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau mencegah pemanasan global antara lain :
  1. Mengembangkan bentuk energi alternatif, seperti tenaga surya, angin, atau pasang naik dan pasang surut.
  2. Berpartisipasi dalam mewujudkan komitmen internasional untuk mengurangi emisi dan polusi.
  3. Mengurangi kegiatan penebangan hutan.
  4. Mengembangkan suatu kebijakan tebang pilih dan reboisasi.
  5. Mengurangi pertumbuhan penduduk, yaitu untuk mengurangi konsumsi energi.
  6. Mengembangkan cara-cara efektif dan efisien untuk memprediksi cuaca dan iklim yang ekstrem.

 
bentuk-bentuk perubahan iklim

Penipisan ozon (O3)


Ozon adalah lapisan atmosfer yang menyelimuti bumi dan berfungsi menyerap dan menyaring radiasi sinar ultraviolet yang berasal dari matahari.
 
Penipisan lapizan ozon dapat menyebabkan beberapa hal berikut ini :
  1. Peningkatan jumlah kanker kulit dan katarak mata.
  2. Merusak tanaman pangan.
  3. Rantai makanana pada ekosistem terganggu karena mikroorganisme yang merupakan sumber makanan bagi ikan-ikan kecil telah mati.

Strategi-strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi penipisan lapisan ozon antara lain :
  1. Meninggalkan mesin pendingin yang menggunakan klorofluorokarbon (CFC).
  2. Mengganti dan menciptakan bahan kemasan alternatif yang bisa di daur ulang (ramah lingkungan).
  3. Melakukan kampanye untuk meningkatkan kepedulian penduduk dunia terhadap bahaya penipisan ozon.

 

Hujan asan (acid rain)


Hujan asam pertama kali terdeteksi di daerah Skandinavia pada tahun 1950. Sekarang kejadian hujan asam semakin menyebar yaitu di Kanada, Amerika Serikat, Jerman, Skotlandia, dan Polandia. Beberapa dampak dari hujan asam antara lain sebagai berikut :
  1. Hujan asam yang terserap di dalam tanah menghancurkan bahan-bahan bergizi.
  2. Air di danau, sungai, salju yang mencair akan semakin asam sehingga tidak dapat lagi mendukung kehidupan di dalamnya.
  3. Berbagai jenis lichen seperti lumut kerak mengandung bahan kimiawi dari hujan asam. Ketika dimakan oleh tikus, kelinci, dan lainnya, maka lichen ini akan menghancurkan rantai makanan.
  4. Hujan yang mengandung asam akan mengganggu pertumbuhan tanaman pangan dan mengurangi produksi.
  5. Merusak kesehatan, seperti gangguan napas, sakit kepala, dan air minum terkontaminasi sehingga menjadi beracun.
  6. Merusak bangunan, misalnya pelapukan, terutama untuk bangunan yang berbahan kapur dan marmer.

Strategi-strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi terjadinya hujan asam antara lain :
  1. Mengurangi aktivitas industri dan kendaraan bermotor yang menghasilkan emisi sulfur dioksida atau nitrogen monoksida.
  2. Menggunakan sumber energi alternatif seperti air, tenaga surya, atau tenaga angin.
  3. Melakukan kesepakatan internasional mengenai hujan asam.
  4. Melakukan kampanye melalui poster atau media massa untuk meningkatkan kepedulian dunia terhadap bahaya hujan asam.

Demikianlah penjelasan mengenai bentuk-bentuk perubahan iklim berupa pemanasan global atau global warming, penipisan lapisan ozon, dan hujan asam. Semoga tulisan ini bisa meningkatkan kepedulian kita terhadap lingkungan kita.

0 Response to "Bentuk-Bentuk Perubahan Iklim"

Post a Comment