Pengertian Atmosfer dan Lapisan-Lapisan Atmosfer


Pengertian Atmosfer

 

Atmosfer adalah selubung gas yang menyelimuti bumi. Atmosfer mempunyai sifat-sifat sebagai berikut :
1.    Tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak dapat dirasakan kecuali dalam bentuk angin.
2.    Dinamis dan elastis sehingga dapat mengembang dan menyusut serta dapat bergerak dan berpindah.
3.    Transparan dalam beberapa bentuk radiasi.
4.    Mempunyai Massa sehingga menimbulkan tekanan.
 
Unsur-unsur gas yang terdapat di dalam lapisan atmosfer dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

No
Unsur
Simbol
Volume (%)
Berat molekul
1
Nitrogen
N2
78,08
28,02
2
Oksigen
O2
20,94
32,00
3
Argon
Ar
0,93
39,88
4
Karbondioksida
CO2
0,03
44,00
5
Neon
Ne
0,0018
20,18
6
Helium
He
0,0005
4,00
7
Ozon
O3
0,00006
48,00
8
Hidrogen
H
0,00005
2,02
9
Kripton
Kr
Sangat kecil
-
10
Xenon
Xe
Sangat kecil
-
11
metan
CH4
Sangat kecil
-


Atmosfer terdiri dari gas-gas yang menyelimuti bumi. Lapisan tersebut melekat di bumi karena pengaruh gaya tarik bumi. Tinggi lapisan atmosfer sekitar 1.000 km. Lapisan atmosfer yang terdekat dengan permukaan bumi lebih padat dan semakin ke atas semakin renggang.

 

Lapisan-lapisan atmosfer


Susunan lapisan-lapisan atmosfer adalah sebagai berikut :
 

Troposfer

Troposfer  merupakan lapisan atmosfer paling bawah dengan ketinggian rata-rata sekitar 0-10 km dari permukaan air laut di daerah tropika dan 0-8 km di daerah kutub. Suhu lapisan atmosfer ini berkisar antara 20°C hingga -50°C. Lapisan ini mengandung gas-gas yang ideal untuk mendukung keberlangsungan kehidupan di bumi karena terlindungi dari radiasi matahari atau hantaman dari benda-benda langit lainnya.

Di lapisan troposfer ini pula, fenomena cuaca dan iklim dapat kita rasakan. Semua peristiwa-peristiwa cuaca seperti awan, angin, hujan, halilintar terjadi pada lapisan ini. Temperatur udara pada troposfer menurun secara teratur pada lapisan yang berada di atasnya.
 

Stratosfer


Stratosfer adalah lapisan atmosfer yang terdapat di atas troposfer dimulai dari ketinggian 11-50 km. Suhu di lapisan stratosfer paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu berkisar -50° C hingga 20° C. Diantara lapisan troposfer dan stratosfer terdapat suatu lapisan peralihan yang disebut tropopause.
 
Stratosfer banyak mengandung lapisan ozon. Pemusatan ozon paling banyak terdapat pada ketinggian 22 km. Di daerah kutub, lapisan ozon lebih tebal dibandingkan dengan di daerah khatulistiwa yang semakin tipis.
 

Mesosfer


Mesosfer adalah lapisan di atas stratosfer yang berada di ketinggian dengan ketebalan 51-90 km dengan suhu sekitar 20°C hingga -80°C. Di sini tidak terdapat lapisan ozon dan jauh dari pantulan permukaan bumi. Lapisan stratosfer dan mesosfer dipisahkan oleh lapisan strattopause yang jauhnya 24 km dari permukaan bumi.
 

Termosfer


Termosfer adalah lapisan atmosfer yang terdapat di atas mesosfer yang berada di ketinggian 91-300 km dan berada di atas permukaan bumi dan termasuk lapisan ionosfer bawah. Pada lapisan ini banyak terjadi peristiwa pemantulan yang berasal dari bumi sehingga terjadi ionisasi. Ionisasi terjadi sejak matahari terbit dan semakin tinggi matahari akan semakin besar intensitasnya. Di sore hari, proses ionisasi semakin berkurang.
 

Eksosfer


Eksosfer merupakan lapisan terluar atmosfer yang menyatu dengan ruang hampa udara di angkasa luar dan berketinggian 800-1.000 km.
 
Sebagai media lingkungan, lapisan atmosfer merupakan bagian terpenting dari kehidupan manusia karena banyaknya zat-zat yang menyokong kehidupan. Saat ini, isu yang paling hangat adalah isu global warming yang menyebabkan menipisnya lapisan ozon.
 
pengertian atmosfer dan lapisan-lapisan atmosfer
Semoga tulisan mengenai lapisan-lapisan atmosfer ini bermanfaat untuk kita semua.

0 Response to "Pengertian Atmosfer dan Lapisan-Lapisan Atmosfer "

Post a Comment