Rasio solvabilitas


Rasio solvabilitas atau leverage ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utang. Artinya, berapa besar beban utang yang ditanggung perusahaan dengan aktivanya. Dalam arti luas dikatakan bahwa rasio solvabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar seluruh kewajibannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang apabila perusahaan dibubarkan (dilikuidasi).
 
Adapun jenis-jenis rasio solvabilitas antara lain :
1.    Debt in Assets Ratio (Debt Ratio)
2.    Debt in Equity Ratio
3.    Long Term Debt to Equity Ratio
4.    Times Interest Earned
5.    Fixed Charge Coverage
 
Debt Assets Ratio atau Debt Ratio, merupakan rasio utang yang digunakan untuk mengukur seberapa besar aktiva perusahaan dibiayai oleh utang atau seberapa besar utang perusahaan berpengaruh terhadap pengelolaan aktiva. Caranya adalah dengan membandingkan antara total utang dengan total aktiva.
 
Debt to Equity Ratio, merupakan rasio yang digunakan untuk menilai utang dengan ekuitas. Untuk mencari rasio ini dengan cara membandingkan antara seluruh utang , termasuk utang lancar dengan seluruh ekuitas. Rasio ini berguna untuk mengetahui jumlah dana yang disediakan peminjam (kreditor) dengan pemilik perusahaan. Dengan kata lain rasio ini untuk mengetahhui setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan untuk jaminan utang.
Long Term Debt to Equity Ratio, merupakan rasio antara utang jangka panjang dengan modal sendiri. Tujuannya adalah untuk mengukur beberapa bagian dari setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan jaminan utang jangka panjang dengan cara membandingkan antara utang jangka panjang dengan modal sendiri yang disediakan perusahaan.
 
rasio solvabilitas
Time Interest Earned, merupakan rasio untuk mencari jumlah kali perolehan bunga (J. Fred Weston). Rasio ini juga diartikan kemampuan perusahaan untuk membayar biaya bunga, sama seperti coverage ratio (Menurut James C. Van Horne).
 
Fixed Charge Coverage atau lingkup biaya tetap merupakan rasio yang menyerupai rasio Times Interest Earned. Hanya saja bedanya dalam rasio ini dilakukan, apabila perusahaan memperoleh utang jangka panjang atau menyewa aktiva berdasarkan kongtrak sewa (lease contract). Biaya tetap merupakan biaya bunga ditambah kewajiban sewa tahunan atau jangka panjang.
 

Demikianlah penjelasan mengenai rasio solvabilitas (leverage). Semoga bermanfaat.

sumber :
Kasmir S.E. M.M., 2010. Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta : Kencana Prenada Media Group

0 Response to "Rasio solvabilitas"

Post a Comment