Sunday, 29 November 2015

Pengertian Tsunami dan Penjelasannya

loading...


Tsunami menjadi sangat terkenal dan diketahui secara luas oleh masyarakat Indonesia terutama sejak peristiwa gempa dan tsunami Aceh pada tanggal 26 Desember 2004 karena telah menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang luar biasa.

Sebenarnya tsunami sudah sering terjadi di Indonesia. akan tetapi, karena skalanya yang kurang besar sehingga tidak mendapatkan perhatian yang besar bagi masyarakat.
 
Kata tsunami berasal dari bahasa Jepang, yaitu Tsu yang berarti pelabuhan dan nami yang berarti gelombang. Kata pelabuhan muncul karena pelabuhan di Jepang umumnya berada di teluk dan paling banyak terkena dampak tsunami karena teluk menjadi tempat pengumpulan air atau penimbunan air pada saat tsunami.
 
Tidak semua gempa dapat menimbulkan tsunami. Tsunami bisa terjadi apabila :
a.    Episentrum gempa terjadi di dasar laut.
b.    Kekuatan gempa miniman 6,5 SR.
c.    Gempa dangkal, kedalaman gempa maksimal 33 km.
d.    Wilayah gempa relatif luas.
 
Kapan terjadi gempa dan kapan terjadi tsunami hingga saat ini belum ada yang mampu memprediksinya. Namun, masyarakat Indonesia perlu mewaspadai berbagai kemungkinan yang terjadi mengingat Indonesia adalah negara yang rawan terjadi gempa bumi karena berada di dua jalur pegunungan muda juga memiliki wilayah laut yang sangat luas sehingga potensi terjadinya tsunami sangat besar.
 
Bagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir, maka perlu memperhatikan hal-hal berikut :
  1. Apabila nair laut surut secara tiba-tiba, segera menjauh dari laut dan mencari tempat tinggi karena kemungkinan besar terjadi tsunami.
  2. Bila terjadi gempa, usahakan mendapatkan informasi yang dikeluarkan pemerintah baik melalui radio, televisi dan alat-alat komunikasi lainnya untuk mengetahui secara pasti kemungkinan terjadinya tsunami. Jangan percaya pada isu yang tidak jelas sumbernya karena hanya akan memperkeruh suasana.
  3. Untuk mendeteksi (menentukan) terjadinya tsunami, pemerintah telah memasang di beberapa tempat alat pendetaksi tsunami di laut yang dianggap rawan tsunami. Bila terjadi gempa disertai sirine, segera menjauh dan mencari tempat yang tinggi.
  4. Bila terjadi gempa di malam hari dan terasa agak kuat, ada kalanya menyebabkan padamnya aliran listrik dan putusnya saluran komunikasi. Bila hal ini terjadi, penduduk di sekitar pantai sebaiknya segera menjauh dari pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi. Bila hal ini tidak sempat dilakukan, dalam keadaan darurat carilah bangunan yang bertingkat dan segera naik ke atas.
Demikianlah penjelasan mengenai pengertian tsunami dan hal-hal yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi dampak buruk tsunami terhadap jumlah korban jiwa yang mungkin terjadi. Semoga bermanfaat.
>

loading...
Pengertian Tsunami dan Penjelasannya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Chumank Rush

0 komentar:

Post a Comment