Pengertian Rasio Keuangan

loading...
<

Pengertian rasio keuangan menurut James van Horne, rasio keuangan adalah indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi satu angka dengan angka lainnya. rasio keuangan digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Dari hasil rasio keuangan ini akan terlihat kesehatan kondisi perusahaan yang bersangkutan.
 
Jadi, rasio keuangan merupakan kegiatan membandingkan angka-angka yang dalam laporan keuangan dengan cara membagi satu angka dengan angka lainnya. perbandingan dapat dilakukan antara satu komponen dengan komponen dalam satu laporan keuangan atau antar komponen yang ada di antara laporan keuangan. Kemudian angka yang diperbandingkan dapat berupa angka-angka dalam satu periode maupun beberapa periode.
 
Contohnya, perbandingan angka-angka yang ada dalam satu laporan adalah angka-angka dalam neraca. Misalnya, antara total aktiva lancar dengan kewajiban lancar atau antara total aktiva dengan total utang. Kemudian dalam satu periode yang sama berarti dalam satu tahun.  Namun jika membandingkan untuk beberapa periode, maka lebih dari satu tahun, misalnya tiga tahun.
 
Selanjutnya, contoh perbandingan anatarkomponen yang ada  di laporan keuangan adalah komponen yang ada di dalam neraca dengan dalam laporan laba rugi. Misalnya komponen dalam laba rugi yaitu penjualan dalam komponen neraca misalnya total aktiva, atau antara laba bersih dengan penjualan.
 
Hasil dari rasio keuangan inilah yang digunakan untuk menilai kinerja manajemen dalam suatu periode apakah mencapai target seperti yang telah ditetapkan atau sebaliknya. Di samping itu, juga untuk menilai kemampuan manajemen dalam memberdayakan sumber daya perusahaan (aset) secara efektif dan efisien.
 
Dari kinerja yang dihasilkan ini juga dapat dijadikan sebagai evaluasi hal-hal apa saja yang perlu dilakukan agar kinerja manajemen dapat ditingkatkan atau dipertahankan sesuai dengan target perusahaan. Atau merupakan kebijakan yang harus diambil oleh pemilik perusahaan untuk melakukan perubahan orang-orang yang duduk dalam manajemen ke depan.
 
Dalam praktiknya, analisis rasio keuangan suatu perusahaan dapat digolongkan menjadi :
  1. Rasio neraca, yaitu membandingkan angka-angka yang hanya bersumber dari neraca.
  2. Rasio laporan laba rugi, yaitu membandingkan angka-angka yang hanya bersumber dari laporan laba rugi.
  3. Rasio antarlaporan, yaitu membandingkan angka-angka dari dua sumber (data campuran) baik yang ada di dalam neraca ataupun laporan laba rugi.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengertian rasio keuangan. Semoga bermanfaat.
 
pengertian rasio keuangan

Sumber :
Kasmir S.E. M.M., 2010. Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta : Kencana Prenada Media Group

0 Response to "Pengertian Rasio Keuangan"

Post a Comment