Pengertian Manajemen Modal Kerja

loading...
<

Modal kerja membutuhkan penanganan dan perhatian setiap saat, sehingga operasional perusahaan berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Modal kerja didefinisikan sebagai modal yang digunakan sehari-hari untuk membiayai operasional perusahaan, terutama yang memiliki waktu jangka pendek.
 
Modal kerja juga diartikan sebagai seluruh aktiva lancar yang dimiliki suatu perusahaan atau setelah aktiva lancar dikurangi dengan utang lancar. Atau dengan kata lain modal kerja merupakan investasi yang ditanamkan dalam aktiva lancar atau aktiva jangka pendek, seperti kas, bank, surat berharga, piutang, sediaan, dan aktiva lancar lainnya. biasanya modal kerja digunakan untuk beberapa kali kegiatan dalam satu periode.
 
Manajemen modal kerja merupakan suatu proses pengelolaan investasi perusahaan dalam aset jangka pendek (current assets). Artinya, bagaimana mengelola investasi dalam aktiva lancar perusahaan. Manajemen modal kerja melibatkan sebagian besar jumlah aset perusahaan. Bahkan terkadang bagi perusahaan tertentu jumlah aktiva lancar lebih dari setengah jumlah investasinya tertanam di dalam perusahaan.
 
pengertian manajemen modal kerja
Dalam manajemen modal kerja terdapat beberapa konsep modal kerja yang sering digunakan. Konsep modal kerja menggambarkan dana yang ditanam pada pos-pos tertentu (dalam aktiva lancar) yang diputarkan secara terus menerus agar operasi pokok perusahan dapat terus berjalan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan manajemen perusahaan. Secara umum konsep modal kerja terbagi menjadi 3, yaitu :
1.    Konsep kuatitatif
2.    Konsep kualitatif
3.    Konsep fungsional
 
Konsep kuatitatif menyebutkan bahwa modal kerja adalah seluruh aktiva lancar. Dalam konsep ini yang perlu mendapat perhatian adalah bagaimana mencukupi kebutuhan dana untuk membiayai operasi perusahaan dalam jangka pendek. Konsep ini sering disebut sebagai modal kerja kotor (gross working capital).
 
Konsep kualitatif, merupakan konsep yang menitikberatkan pada kualitas modal kerja. Dalam konsep ini adalah melihat selisih antara jumlah aktiva lancar dengan kewajiban lancar. konsep ini disebut juga dengan modal kerja bersih atau net working capital. Keutungan konsep ini adalah terlihatnya tingkat likuiditas perusahaan.
 
Konsep fungsional, menekankan pada fungsi dana yang dimiliki perusahaan dalam memperoleh laba. Artinya, sejumlah dana yang dimiliki dan digunakan perusahaan untuk meningkatkan laba perusahaan.
 
Modal kerja kotor adalah semua komponen yang ada di dalam aktiva lancar secara keseluruhan dan sering disebut modal kerja. Artinya, mulai dari kas, bank, surat berharga, piutang, sediaan, dan aktiva lancar lainnya. nilai dari total komponen aktiva lancar tersebut menjadi jumlah modal kerja yang dimiliki perusahaan.
 
Modal kerja bersih merupakan seluruh komponen aktiva lancar dikurangi dengan seluruh total kewajiban lancar (utang jangka pendek). Utang lancar meliputi utang dagang, utang wesel, utang bank jangka pendek ( 1 tahun ), utang gaji, utang pajak dan utang lancar lainnya. pengertian ini sejalan dengan konsep modal kerja yang sering digunakan.
 
Manajemen modal kerja merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan modal kerja secara keseluruhan seperti yang telah diuraikan di atas. Atau dapat dikatakan pengertian manajemen modal kerja sebagai pengelolaan sumber-sumber dana dan penggunaan dana yang berkaitan dengan modal kerja perusahaan.
 
Dalam arti luas dapat dikatakan dari mana saja perusahaan memperoleh dana guna membiayai kegiatannya dan digunakan untuk aktivitas apa saja dana yang sudah diperoleh tersebut.
 
Demikianlah pengertian manajemen modal kerja. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Pengertian Manajemen Modal Kerja"

Post a Comment