Manfaat dan Kerugian Gunung Api


Indonesia dilalui oleh dua jalur pegunungan muda yang panjang di dunia, yaitu Jalur Pasifik dan Jalur Mediterania, sehingga tidak heran jika banyak gunung api di Indonesia. keberadaan gunung api tentu saja membawa banyak dampak. Gunung api memiliki dampak positif dan juga dampak negatif terhadap lingkungan di sekitarnya.

Manfaat Gunung api


Berikut ini adalah beberapa manfaat gunung api atau dampak positif gunung api :
 

Gunung api bisa menyuburkan tanah


Debu vulkanis yang dikeluarkan oleh gunung api banyak mengandung unsur-unsur yang diperoleh tanaman, sehingga tanah di sekitar gunung api menjadi sangat subur atau tanah vulkanis. Jadi, tidak heran jika banyak daerah-daerah perkebunan yang terletak di sekitar gunung api.
 

Gunung api bisa menjadi objek pariwisata


Di sekitar gunung api banyak terdapat mata air panas yang bercampur belerang, sehingga menjadi tempat yang menarik dan ramai dikunjungi wisatawan. Di samping itu, aktivitas kegiatan mendaki gunung merupakan suatu kegiatan yang menarik, sekaligus menikmati indahnya panorama dari puncak gunung sehingga memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Gunung api seperti Gunung Bromo, Semeru Kerinci Hingga Rinjani sangat diminati oleh banyak pendaki setiap tahunnya. 
 

Gunung api sebagai sumber energi


Gunung api menghasilkan panas bumi (geothermal) yang dapat dimanfaat sebagai pembangkit tenaga listrik. Pemanfaatan geothermal sebagai pembangkit tenaga listrik terdapat di Gunung Kamojang (Jawa Timur), Gunung Dieng (Jawa Tengah) dan Gunung Sibayak (Sumatera Utara).
 
Pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi pembangkit tenaga listrik di Indonesia dimulai pada Bulan November 1978 di Kamojang atas kerjasama dengan pemerintan Selandia Baru. Sampai pada tahun 2003, baru sekitar 4,3% dari cadangan yang telah dimanfaatkan, yaitu sekitar 860 megawatt (MW). Indonesia menjadi negara terbesar di dunia yang memiliki cadangan sumber energi panas bumi yaitu sekitar 40% dari cadangan dunia atau 20.000 MW.
 

 

Banyak bahan tambang di daerah sekitar gunung api


Gunung api menghasilkan beraneka macam bahan galian seperti besi, emas, perak, tembaga, belerang, dan lain sebagainya. Contohnya adalah tambang belerang yang terdapat di Gunung Ijen, Jawa Timur.

 

Kerugian Gunung Api

Selain memberikan banyak manfaat bagi kehidupan, gunung api juga memberikan kerugian. Kita masih bisa mengingat, bagaimana dampak letusan gunung api Sinabung di sumatara dan Gunung Merapi di Yogyakarta yang cukup mengakibatkan kerugian materil dan korban jiwa.
 
Untuk menghindari korban jiwa akibat letusan gunung api, maka dibangun pos pengamatan gunung api untuk mengawasi aktivitas gunung tersebut. Bilamana terdapat tanda-tanda gunung tersebut dapat menimbulkan bencana, maka pos pengamatan gunung api akan segera melaporkannya kepada daerah di sekitarnya melalui pemerintah setempat agar waspada dan dapat menghindar dari bahaya.
 
Tanda-tanda meningkatnya aktivitas gunung api antara lain adalah terjadi gempa, suhu udara di sekitar gunung meningkat, terjadi semburan lahar panas dan aktivitas mata air panas meningkat. Bilamana tanda-tanda tersebut memberikan indikasi akan terjadi bencana alam, maka pos pengamatan gunung api segera memberikan informasi kepada masyarakat di sekitar gunung dan menganjurkan agar waspada dan bila perlu penduduk di sekitarnya harus mengungsi.
 
Demikianlah penjelasan mengenai dampak negatif dan positif gunung api. Sebagai manusia, kita harus percaya bahwa Allah menciptakan sesuatu pastilah memiliki manfaat. Meskipun kerugian yang ditimbulkan oleh gunung api sangat banyak, tetapi keberadaan gunung api juga memberikan banyak manfaat positif seperti yang disebutkan di atas.
manfaat dan kerugian gunung api

Semoga tulisan ini bermanfaat. 

0 Response to "Manfaat dan Kerugian Gunung Api"

Post a Comment