Dampak Positif dan Negatif Tenaga Endogen serta Upaya Penanggulangannya


Tenaga endogen sebagaimana yang telah diuraikan sebelumnya terdiri dari tektonisme, vulkanisme, dan gempa bumi telah memberikan dampak bagi kehiduapan manusia, baik yang sifatnya negatif maupun positif. berikut ini penjelasan mengenai dampak positif tenaga endogen dan dampak negatif tenaga endogen.
 

Dampak positif tenaga endogen


Tenaga tektonisme yang bersifat membangun telah memberi bentuk pada muka bumi berupa dataran-dataran tinggi dan pegunungan. Seandainya tidak ada tektonisme, tidak akan kita temukan dataran tinggi dan pegunungan. Dataran tinggi sebenarnya adalah bagian dari pegunungan, akan tetapi bentuknya relatif lebih datar dibandingkan pegunungan yang bergelombang.
 
Bentang alam berupa dataran tinggi dan pegunungan memiliki banyak manfaat dan merupakan temat yang baik untuk :
  1. Pertanian, terutama sayur-sayuran dan buah-buahan, teh, kopi, kina, dan lain-lain.
  2. Kawasan tangkapan air hujan yang menjadi sumber air bagi sungai-sungai.
  3. Pusat pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
  4. Tempat habitat hewan-hewan, khususnya hewan liar karena daerah pegunungan umumnya tertutup oleh hutan.
  5. Menyediakan hasil-hasil hutan karena pegunungan sangat cocok untuk tempat hidupnya pohon-pohon yang membentuk hutan.
  6. Menyediakan hasill tambang, terutama jenis logam seperti bijih besi, emas, nikel tembaga, dan lain-lain.
  7. Tanah di daerah pegunungan umumnya subur karena pada daerah pegunungan ini juga merupakan daerah terdapatnya gunung-gunung api.
  8. Tempat pariwisata yang banyak dikunjungi wisatawan karena udaranya sejuk.

Dampak negatif tenaga endogen

Berikut ini adalah beberapa dampak negatif tenaga endogen yang perlu kita ketahui :
  1. Lereng-lereng pegunungan yang terbentuk oleh tenaga endogen ada yang curam dan ada pula yang labih landai. Lereng-lereng yang curam mengalami erosi yang lebih tinggi sehingga tidak baik untuk dijadikan lahan pertanian.
  2. Daerah-daerah pegunungan sering terjadi longsor yang banyak menimbulkan kerugian baik materi maupun korban jiwa, terutama pada musim hujan.
  3. Membuat jalan di daerah pegunungan memerlukan biaya besar karena jalan harus dibuat berkelok-kelok. Dengan demikian, panjang jalan harus bertambah bila dibandingkan dengan jalan yang harus dibuat di daerah rata.
  4. Gempa bumi dan letusan gunung api seringkali menimbulkan banyak korban jiwa dan harta.

Upaya penanggulangan dampak negatif tenaga endogen

  1. Lereng-lereng yang curam tidak dijadikan lahan pertanian dan pemukiman, dan hutan yang ada di tempat tersebut tetap dipertahankan.
  2. Daerah yang lebih sering terjadi longsor karena keadaan tanahnya yang labil dan mudah bergerak, tidak dijadikan sebagai lokasi pemukiman, dan jika ada pemukiman di tempat itu, maka sebaiknya dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
  3. Bila bermukim di daerah yang rawan gempa atau dekat dengan gunung berapi hendaknya mengikuti informasi yang diberikan oleh pemerintah mengenai kegunungapian. Dengan demikian, akibat-akibat dari bencana tersebut dapat dikurangi.
  4. Di daerah yang rawan gempa, kontruksi bangunan harus dibuat tahan gempa agar bangunan-banguan tidak mudah runtuh akibat gempa bumi.
akibat tenaga endogen
Demikianlah penjelasan mengenai dampak negatif dan dampat positif tenaga endogen serta upaya penanggulangannya. Semoga tulisan ini bermanfaat.

0 Response to "Dampak Positif dan Negatif Tenaga Endogen serta Upaya Penanggulangannya"

Post a Comment