Friday, 30 October 2015

Pengertian Yayasan dan Syarat Mendirikan Yayasan

loading...


Yayasan merupakan badan usaha yang dibentuk untuk kegiatan sosial atau pelayanan masyarakat. Tujuannya adalah memberikan pelayanan seperti kesehatan atau pendidikan atau pemberdayaan masyarakat umum dan tidak profit oriented seperti Perseroan Komanditer (CV) atau Perseroan terbatas (PT).


Umumnya, jika ditanya mengenai pengertian yayasan, maka kita semua tahu bahwa yayasan adalah bentuk badan usaha yang tidak bertujuan untuk mencari keuntungan dan lebih menekankan usahanya pada tujuan sosial. Modal yayasan berasal dari sumbangan, waqaf, hibah, atau sumbangan lainnya. yayasan memiliki pengurus dan harta milik pengurus dipisahkan dari yayasan.
Kegiatan atau usaha yang dijalankan biasanya lebih banyak kepada usaha layanan masyarakat seperti bidang pelayanan rumah sakit, pendidikan atau layanan sosial lainnya. Meskipun demikian, saat ini dapat kita katakan bahwa yayasan telah melenceng dari cita-cita awalnya yang tidak mencari keutungan dan menjadi money oriented.
Pengertian yayasan menurut Undang- Undang yayasan adalah :
“ yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota”
Dalam menjalankan kegiatan sehari-harinya, yayasan memiliki organ yang terdiri atas pembina, pengurus dan pengawas.

pengertian yayasan dan syarat pendirian yayasan

Untuk menunjang kegiatan usahanya, yayasan dapat melakukan kegiatan usaha untuk menunjang pencapaian maksud dan tujuannya dengan cara mendirikan badan usaha dan/atau ikut serta dalam suatu badan usaha.
Kekayaan yayasan baik berupa uang, barang, maupun kekayaan lain yang diperoleh dari yayasan. Berdasarkan undang-undang ini, dilarang dialihkan atau dibagikan secara langsung atau tidak langsung kepada pembina, pengurus, pengawas, karyawan, atau pihak lain yang mempunyai kepentingan terhadap yayasan.
Berikut ini adalah beberapa ketentuan dan syarat pendirian yayasan :
  1. Yayasan didirikan oleh satu orang atau lebih dengan memisahkan sebagian harta kekayaan pendirinya sebagai kekayaan awal.
  2. Pendirian yayasan dilakukan dengan akta notaris dan dibuat dalam bahasa Indonesia.
  3. Yayasan dapat didirikan berdasarkan surat wasiat.
  4. Yayasan memperoleh status badan hukum setelah akta pendirian yayasan memperoleh penegsahan dari menteri.
  5. Kewenangan menteri dalam memberikan pengesahan akta pendirian yayasan sebagai badan hukum dilaksanakan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, yang wilayah kerjanya meliputi tempat kedudukan yayasan.
  6. Dalam memberikan pengesahan, Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dapat meminta pertimbangan instansi terkait.
Demikianlah penjelasan mengenai pengertian yayasan dan syarat pendirian yayasan. Semoga dengan tulisan ini kita yang berniat untuk mendirikan yayasan bisa lebih mempersiapkan segalanya dengan baik.

>

loading...
Pengertian Yayasan dan Syarat Mendirikan Yayasan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Chumank Rush

0 komentar:

Post a Comment