Pengertian, Peranan dan Tujuan Pendidikan Secara Umum

loading...

Pengertian pendidikan sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 Tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.

Dengan memperhatikan pengertian pendidikan seperti yang disebutkan di atas, maka dapat dinyatakan bahwa peran pendidikan adalah sebagai landasan untuk membentuk, mempersiapkan, membina, dan mengembangkan kemampuan sumber daya manusia yang sangat menentukan dalam keberhasilan pembangunan di masa yang akan datang.
 
Apabila dilihat dari pendekatan sistem, maka proses pendidikan terdiri dari masukan (sarana pendidikan) dan  keluaran (perubahan perilaku), serta faktor yang mempengaruhi proses pendidikan yang pada dasarnya dibagi menjadi 2, yaitu :
  1. Perangkat lunak, yang mencakup kurikulum, organisasi pendidikan, peraturan, metode belajar, dan  lain-lain.
  2. Perangkat keras, yaitu fasilitas yang mencakup gedung, perpustakaan, alat bantu peraga, dan sebagainya.
Beeby (1996:23) mengatakan bahwa pendidikan mempunyai kualitas tinggi bilamana keluaran pendidikan itu mempunyai nilai bagi masyarakat yang memerlukan pendidikan itu. Kualitas di sini adalah keluaran pendidikan yang dikaitkan dengan kegunaan bagi masyarakat.

pengertian pendidikan

 
Kualitas pendidikan menurut kajian sistem (Coombs, 1996:27), dapat dilihat secara sistematik, diawali dengan masukan-proses-keluaran, seperti tertera pada gambar di bawah :
 
Dengan menggunakan model kajian tersebut, akan dapat dilihat keseluruhan aspek yang terlibat dalam pemasalahan kualitas ini. kualitas masukan, menyangkut mutu masukan diukur dari kriteria penerimaan siswa atau mahasiswa. Masukan rendah apabila di bawah standar minimal, dan masukan itu akan berkualitas apabila di atas standar yang ditetapkan.
 
Standar tersebut sifatnya relatif, kualitas proses adalah mutu keseluruhan faktor yang terlibat dalam proses pendidikan, seperti siswa, mahasiswa, pengajar, kurikulum, fasilitas pendidikan, manajemen, sumber belajar, dan terbatasnya biaya untuk proses.
 
Kualitas keluaran menyangkut hasil proses sistem. Keluaran itu rendah atau tinggi mutunya bilamana di bawah atau di atas standar yang telah ditetapkan, bilamana standar itu memang ada.
 
Pendidikan sebagai totalitas interaksi manusia untuk pengembangan manusia seutuhnya, dan pendidikan merupakan proses yang terus menerus dan senantiasa berkembang, dengan dihadapkan pada masalah keterbatasan sumber, oleh karena itu perlu diterapkan suatu sistem manajemen yang memungkinkan keberhasilan misi pendidikan.
 
Peserta pendidikan yang merupakan masukan, setelah mengalami proses pendidikan dengan memanfaatkan  tujuan pendidikan, yaitu sumber daya kurikulum yang ada, menghasilkan keluaran berupa kemampuan tertentu, sehingga dengan demikian dapat dikatakan bahwa perubahan tingkah laku termasuk di dalamnya pengetahuan, sikap, tindakan, penampilan dan sebagainya.
 
Investasi sumber daya manusia tersebut sedemikian pentingnya, sehingga dapat dikatakan bahwa apabila suatu organisasi ingin tumbuh dan berkembang, perlu melakukan investasi sumber daya manusia. Wahana yang diakui paling efektif untuk memenuhi kebutuhan mental spritual, sepanjang ditinjau dari segi pengembangan sumber daya manusia adalah melalui kegiatan pendidikan.
loading...

0 Response to "Pengertian, Peranan dan Tujuan Pendidikan Secara Umum"

Post a Comment