Pengertian Koperasi dan Syarat Mendirikan Koperasi

loading...

Pengertian koperasi

Pengertian koperasi menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1995, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas-asas kekeluargaan.

Tujuan koperasi

Tujuan koperasi adalah untuk memajukan kesejahteraan para anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kemudian koperasi ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur dan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

 

Fungsi koperasi

Fungsi koperasi di dalam bermasyarakat dan bernegara adalah membantu memperkukuh perekonomian masyarakat dan pemerintah. Berikut ini adalah fungsi koperasi dan peran koperasi sesuai dengan Undang-Undang Koperasi, yaitu :
  • Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
  • Berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
  • Memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai saka gurunya.
  • Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

 

Prinsip koperasi

Prinsip koperasi merupakan satu kesatuan dan tidak dapat dipisahkan  dengan kehidupan berkoperasi. Dengan melaksanakan keseluruhan prinsip tersebut koperasi mewujudkan dirinya sebagai badan usaha sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berwatak sosial.
Koperasi melaksanakan prinsip koperasi sebagai berikut :
  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • Pengelolaan dilakukan secara demokratis
  • Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal kemandirian
Dalam mengembangkan koperasi, maka koperasi melaksanakan pula prinsip koperasi sebagai berikut :
  • Pendidikan perkoperasian
  • Kerjasama antarkoperasi

Syarat pendirian koperasi

Persyaratan untuk mendirikan koperasi yang berlandakan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta berdasarkan asas kekeluargaan adalah sebagai berikut :
1. Koperasi primer dibentuk sekurang-kurangnya dua puluh orang.
2. Koperasi sekunder sekurang-kurangnya dibentuk oleh tiga koperasi
3. Pembentukan koperasi dilakukan dengan akta pendirian yang memuat anggara dasar yang berisi sekurang-kurangnya :
  • Nama para pendiri
  • Nama dan tempat kedudukan
  • Maksud dan tujuan serta bidang usaha
  • Ketentuan mengenai keanggotaan
  • Ketentuan mengenai rapat anggota
  • Ketentuan mengenai pengelolaan
  • Ketentuan mengenai permodalan
  • Ketentuan mengenai jangka waktu berdirinya
  • Ketentuan mengenai pembagian sisa hasil usaha
  • Ketentuan mengenai sanksi
4. Koperasi memperoleh status badan hukum setelah akta pendiriannya disahkan oleh pemerintah.
  • Untuk memperoleh pengesahan, para pendiri mengajukan permintaan tertulis disertai akta pendirian koperasi,
  • Pengesahan akta pendirian diberikan dalam jangka waktu paling lama tiga bulan setelah diterimanya permintaan penegsahan, dan
  • Pengesahan akta pendirian diumumkan dalam berita negara Republik Indonesia

Jenis-jenis koperasi


Jenis koperasi menurut bentuknya, koperasi ada dua macam, yaitu :
  1. Koperasi primer, adalah koperasi  yang beranggotakan orang seorang, minimal 20 orang.
  2. Koperasi sekunder, adalah koperasi yang beranggotakan badan hukum-badan hukum koperasi, minimal 3 koperasi.

Jenis koperasi menurut tingkatannya, jenis koperasi ada 3 macam, yaitu :
  1. Koperasi primer adalah koperasi yang minimal beranggotakan 20 orang
  2. Koperasi pusat adalah koperasi yang beranggotakan minimal 5 koperasi primer
  3. Koperasi gabungan adalah koperasi yang beranggotakan minimal 3 koperasi pusat
  4. Koperasi induk adalah koperasi yang beranggotakan minimal 3 koperasi gabungan


pengertian koperasi dan syarat mendirikan koperasi
Jenis koperasi menurut sifat usahanya, ada 4 macam koperasi, yaitu :
  1. Koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang usahanya menerima simpanan dan memberi pinjaman kepada anggotanya.
  2. Koperasi konsumsi adalah koperasi yang usahanya menyediakan kebutuhan konsumsi sehari-hari.
  3. Koperasi produksi adalah koperasi yang usahanya menyediakan barang-barang atau bahan untuk keperluan produksi bagi anggotanya.
  4. Koperasi serba usaha adalah koperasi yang usahanya meliputi berbagai jenis bidang usaha.


Jenis koperasi menurut lapangan usahanya, maka koperasi ada lima macam :
  1. Koperasi pertanian adalah koperasi yang bergerak dalam bidang lapangan usaha pertanian.
  2. Koperasi peternakan adalah koperasi yang bergerak dalam lapangan usaha peternakan.
  3. Koperasi pengangkutan adalah koperasi yang bergerak dalam bidang usaha pengangkutan.
  4. Koperasi distribusi adalah koperasi yang bergerak dalam bidang usaha distribusi atau perdagangan barang.
  5. Koperasi industri adalah koperasi yang bergerak dalam bidang lapangan industri.

Jenis koperasi menurut luasnya bidang usaha koperasi, maka koperasi ada 5 macam, yaitu :
  1. Koperasi single purpose (tunggal usaha) adalah koperasi yang bergerak pada satu bidang usaha saja.
  2. Koperasi multi purpose (serba usaha) yaitu koperasi yang bergerak dalam berbagai bidang usaha.
Jenis koperasi menurut hasil usahanya ada 5 macam, yaitu koperasi batik, koperasi kerajinan, koperasi tahu tempe, koperasi jasa, dan koperasi karet.
Jenis koperasi menurut daerah kerjanya terbagi 3, yaitu koperasi pasar, koperasi desa dan koperasi sekolah.
Jenis koperasi menurut fungsionalnya ada 5, yaitu : Koperasi Pegawai Negeri (KPN), Koperasi TNI (PRIMKOPAD, PRIMKOPAU, PRIMKOAL, PRIMKOPPOL), Koperasi Wanita, Koperasi Pepabri, dan Koperasi Karyawan.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian koperasi, tujuan koperasi, fungsi koperasi, prinsip koperasi, syarat pendirian koperasi dan jenis-jenis koperasi. Semoga bermanfaat.


loading...

0 Response to "Pengertian Koperasi dan Syarat Mendirikan Koperasi"

Post a Comment