Macam-macam penyimpangan dan sifat perilaku menyimpang


Secara umum, macam-macam penyimpangan adalah sebagai berikut :
 
a.    Tindakan noncnform ( tidak sesuai dengan nilai dan norma yang ada ), misalnya mengenakan sandal ke sekolah, membolos, dan sebagainya. Termasuk dalam kategori-kategori ini adalah perilaku-perilaku yang telah maju, terlalu rasional, terlalu baik, dan sebagainya yang dalam tahap tertentu masih dalam taraf individual pecularities sebagaimana disebutkan di atas.
 

b.    Tindakan anti sosial ( melawan kebiasaan masyarakat/kepentingan umum ), misalnya menarik diri dari pergaulan, keinginan bunuh diri, ngebutisme, alkohololisme, dan sebagainya.
 

c.    Tindakan kriminal, misalnya pencurian, perampokan, korupsi, dan lain-lain.
 

Selain bentuk-bentuk penyimpangan dan macam penyimpangan secara umum di atas terdapat macam-macam penyimpangan lain yang dapat dirinci sebagai berikut:
 
a.    Penyimpangan diterima dan penyimpangan ditolak
 
Penjahat ataupun orang-orang yang sangat baik adalah penyimpang, maka Jack The Ripper dan Florence Ningtingale adalah penyimpang. Bedanya adalah yang satu ditolak sedangkan yang lainnya diterima.
 
b.    Penyimpangan relatif dan penyimpangan mutlak
 
Dalam kehidupan sosial yang sebenarnya, sulit untuk menjumpai orang yang sepenuhnya menyimpang atau sepenuhnya konformis. Yang umum dijumpai adalah menyimpang dalam batas-batas tertentu dan konformis dalam batas-batas tertentu, sehingga sukar dijumpai orang yang secara mutlak menyimpang.
 
c.    Penyimpangan terhadap budaya nyata atau budaya ideal
 
umumnya orang setuju jika korupsi itu jahat ataupun merokok itu berbahaya. Namun tidak semua orang mematuhi ide tersebut. Tidak selamanya budaya nyata sejalan dengan budaya ideal. Penyimpangan atau konformis terhadap salah satunya berarti konformis atau menyimpang terhadap yang lain.
 

Secara umum, sifat perilaku menyimpang terbagi menjadi dua, yaitu:
 
a.    Penyimpangan negatif, yaitu penyimpangan yang dilakukan cenderung ke arah nilai sosial yang dipandang rendah dan berakibat buruk. Dalam penyimpangan negatif tindakan yang dilakukan akan dicela oleh masyarakat dan pelakunya tidak dapat ditolerir oleh masyarakat, misalnya pemb*n*han.
 
b.    Penyimpangan positif, yaitu penyimpangan yang mempunyai dampak positif karena dianggap mempunyai unsur inovatif, kreatif dan memperkaya alternatif sehingga mengarah pada nilai sosial yang didambakan. Contoh seorang ibu yang terpaksa menjadi tukang becak karena keadaan ekonomi.

demikianlah penjelasan mengenai macam-macam penyimpangan. semoga bermanfaat.

0 Response to "Macam-macam penyimpangan dan sifat perilaku menyimpang "

Post a Comment