Tuesday, 6 October 2015

Jenis-Jenis Inflasi dan Dampak Inflasi Terhadap Kegiatan Ekonomi

loading...

Jenis-Jenis Inflasi

Jenis-jenis inflasi dapat dibedakan berdasarkan tingkat keparahan, sumber dan penyebabnya.
 

a.    Jenis infalsi berdasarkan tingkat keparahannya

Berdasarkan tingkat keperahannya, inflasi dapat dibedakan menjadi inflasi ringan, sedang, berat dan sangat berat.
1)    Inflasi ringan, adalah inflasi yang berada dibawah 10% per tahun.
2)    Inflasi sedang, adalah inflasi yang berkisar antara 10%-30% per tahun.
3)    Inflasi berat, adalah inflasi yang berkisar antara 30%-100% per tahun.
4)    Inflasi sangat berat (hyperinflation) adalah inflasi yang berada diatas 100% per  tahun.

b.    Jenis inflasi berdasarkan sumbernya

Berdasarkan sumbernya, inflasi dibedakan menjadi 2, yaitu:

1. Inflasi yang bersumber dari luar negeri

Inflasi ii terjadi karena ada kenaikan harga diluar negeri. Dalam perdagangan bebas, banyak Negara yang salng berhubungan dalam perdangan. Jika suatau Negara mengimpor barang dari Negara yang mengalami inflasi, maka otomatis kenaikan harga tersebut (inflasi) akan memengaruhi harga barang dalam negeri sehingga menimbulkan inflasi.
 
2. Inflasi yang bersumber dari dalam negeri
 
Inflasi yang bersumber dari dalam negeri dapat terjadi karena percetakan uang baru oleh pemerintah atau penerapan anggaran deficit. Inflasi yang bersumber dari  dalam negeri juga dapat  terjadi kerena kegagalan panen. Kegagalan panen menyebabkan penawaran suatu jenis barang berkurang, sedangkan permintaan tetap, sehingga harga-harga akan naik.
 

c.    Jenis inflasi berdasarkan penyebabnya

Berdasarkan penyebabnya, inflasi dibedaka menjadi 2, yaitu:
 
1. Inflasi karena permintaan ( demand pull inflation)
 
Inflasi seperti ini terjadi karena adanya kenaikan permintaan untuk beberapa jenis barang . dalam hal  ini, permintaan masyarakat meningkat secara agregat (aggregat demand). Peningkatan permintaan ini dapat terjadi karena peningkatan belanja  pemerintah,  peningkatan permintaan barang untuk diekspor dan peningkatan permintaan barang untuk kebutuhan swasta. Kenaikan permintaan masyarakat  (aggregate demand) ini mengakibatkan harga-harga naik karena penawaran tetap.
 
2. Inflasi karena biaya produksi (cost push inflation)
 
Inflasi jenis ini terjadi karena adanya kenaikan biaya produksi. Kanaikan biaya produksi disebabkan oleh adanya tuntutan kenaikan gaji dari serikat pekerja dan motif mencari keuntungan yang sebesar-besarya yang dilakukan oleh perusahaan besar.

 
jenis-jenis inflasi dan dampak inflasi
sumber gambar :indonesianindustry.com

Dampak inflasi terhadap Kegiatan Ekonomi Masyarakat

    Inflasi tidak selalu berdampak buruk bagi perekonomian. Inflasi yang terkendali justru dapat meningkatkan kegiatan perekonomian. Berikut ini akibat-akibat yang ditimbulkan inflasi  terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. 

  • Dampak inflasi  terhadap pendapatan.
Inflasi dapat mengubah pendapatan masyarakat. Perubahan tersebut dapat bersifat menguntungkan atau merugikan. Pada beberapa kondisi (kondisi inflasi lunak), inflasi dapat mendorong perkembangan ekonomi dan para pengusaha dapat memperluas produksinya. Dengan demikian, akan tumbuh kesempatan kerja  baru sekaligus bertambahnya pendapatan seseorang. Namun, bagi masyarakat yang berpenghasilan tetap,  inflasi akan menyebabkan mereka rugi karena penghasilan yang tetap itu jika diturkan dengan  barang dan jasa akan makin sedikit.

  • dampak inflasi terhadap ekspor
pada keadaan inflasi, daya saing untuk barang ekspor berkurang. Berkurangnya daya saingi ini terjadi karena harga barang ekspor  makin mahal. Inflasi dapat menyulitkan para eksporit dan Negara. Negara mengalami kerugian karena  daya saing barang ekspor  berkurang yang mengakibatkan  jumlah penjualan berkurang.  Devisa yang diperoleh juga makin kecil.

  • dampak inflasi terhadap minat orang untuk menabung
Pada masa inflasi, pendapatan rill para penabung berkurang karena jumlah bunga yang diterima pada kenyataannya berkurang akibat tingginya laju inflasi. Misalnya, bulan januari tahun 2006 seseorang menyetor uang ke Bank dalam bentuk deposito satu tahun. Deposito tersebut menghasilkan bunga sebesar 15% per tahun. Apaila tingkat inflasi sepanjang januari 2006-januari 2007 cukup tinggi, katakanlah 11%, maka pendapatan dari uang yang didepositokan tinggal 4%. Minat orang menabung akan berkurang.

  • dampak inflasi terhadap kalkulasi harga pokok
keadaan inflasi meyebabkan perhitungan untuk menetapkan harga pokok dapat terlalu kecil atau bahkan terlalu besar. Oleh karena persentase dari inflasi  tidak teratur,  kita tidak dapat memastikan berapa persen inflasi untuk masa tertentu. Akibatnya, penetapan harga pokok  dan harga jual sering tidak tepat. Keadaan inflasi ini dapat mengacaukan perekonomian, terutama untuk  produsen.

>

loading...
Jenis-Jenis Inflasi dan Dampak Inflasi Terhadap Kegiatan Ekonomi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Chumank Rush

0 komentar:

Post a Comment