Tujuan dan Peran Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB )

loading...
tujuan dan peran perserikatan bangsa-bangsa
sumber gambar : mrprofesi.blogspot.com

Sejarah berdirinya PBB

Sebelum mengetahui tujuan dan peranan Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ), maka terlebih dahulu kita harus mengetahui sejarah didirikannya PBB.
 
Riwayat PBB dimulai dengan adanya Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa pada permulaan tahun 1942. Setelah deklarasi itu dikeluarkan, diadakan pembicaraan melalui beberapa tahap oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Soviet yang diadakan di San Fransisco. Pada akhirnya, tanggal 26 Juni 1945 menghasilkan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
 
Piagam PBB mulai berlaku pada tanggal 24 Oktober 1945, yang kemudian dikenal dengan hari Perserikatan Bangsa-Bangsa ( United Nations Day ), atau sebagai hari lahirnya PBB.
Sebelum adanya Piagam PBB, terlebih dahulu dikenal adanya Piagam Atlantik. Isi pokok Piagam Atlantik adalah sebagai berikut :
1.    Tidak membenarkan adanya perluasan wilayah ( politik ekspansi )
2.    Setiap bangsa berhak menentukan nasibnya sendiri ( right of self determination )
3.    Setiap negara bebas dan berhak ikut serta dalam perdagangan di dunia
4.    Perlu diciptakan perdamaian dunia, sehingga semua bangsa bebas dari rasa takut dan kemiskinan
5.    Mengusahakan penyelesaian sengketa secara damai
 
Pokok-pokok Piagam Atlantik tersebut dipakai sebagai dasar pertemuan-pertemuan guna penyelesaian Perang Dunia II dan menuju pembentukan PBB. Beberapa pertemuan yang terjadi berdasarkan Piagam Atlantik tersebut terurai sebagai berikut :
 
  1. Tanggal 1 Januari 1943 diadakan penandatangan prinsip Piagam Atlantik oleh 26 negara di Washington DC.
  2. Tanggal 30 Oktober 1943 lahir Deklarasi Moskow oleh Inggris, USA, Uni Soviet, dan Cina.
  3. Pada awal Agustus hingga 7 Oktober 1944 diadakan Konferensi Dumbarton Oaks oleh 39 negara.
  4. Tanggal 4-11 Februari 1945 diadakan Konferensi Yalta, yang dihadiri oleh F.D. Roosevelt ( AS ), Winston Churchill ( Inggris ), dan Joseph Stalin ( Uni Soviet ).
  5. Tanggal 25 April-26 Juni 1945 diadakan Konferensi di San Fransisco.
Akhirnya, Piagam PBB terbentuk di San Fransisco dan ditandatangani oleh 50 negara. Penandatangan dilakukan pada tanggal 26 Juni 1945 dan mulai berlaku pada tanggal 24 Oktober 1945.
 
Berkaitan dengan berdirinya PBB, Indonesia menjadi negara ke-60 tanggal 28 September 1950. Indonesia kemudian keluar dari keanggotaan PBB pada tanggal 7 Januari 1965 dan masuk lagi pada tanggal 28 September 1966.

Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB )


Tujuan PBB dalam Preambule Piagam PBB adalah sebagai berikut:
  1. Menyelamatkan generasi mendatang dari bencana perang.
  2. Memperteguh kepercayaan kepada hak-hak asasi manusia, Harkat dan  derajat diri manusia, serta persamaan hak bagi semua pria dan wanita serta persamaan bagi semua bangsa baik besar maupun kecil.
  3. Menciptakan keadaan yang meungkinkan terpeliharanya keadilan dan kehormatan serta kewajiban yang timbul dari perjanjian intenasional dan sumber hukum internasional lain.
  4. Mendorong kemajuan sosial dan tingkat kehidupan yang lebih baik.

Tujuan PBB dalam Pasal 1 Piagam PBB adalah sebagai berikut :
  1. Memlihara perdamaian dan keamanan internasional.
  2. Memajukan hubungan persahabatan antar bangsa-bangsa berdasarkan penghargaan atas asas-asas persamaan hak bangsa-bangsa untuk menentukan nasib sendiri serta mengambil tindakan-tindakan lain yang tepat untuk memperteguh perdamaian.
  3. Mewujudkan kerjasama internasional dalam memecahkan persoalan-persoalan internasional di lapangan ekonomi, sosial, dan kebudayaan.
  4. Menjadikan PBB sebagai pusat bagi upaya menyelaraskan segala tindakan bangsa dalam upaya mencapai tujuan tersebut bersama.

Peran Perserikatan Bangsa-Bangsa


Sebagai organisasi internasional, PBB memang belum sepenuhnya memenuhi harapan untuk mewujudkan perdamaian dunia yang abadi. Namun PBB telah menunjukkan upaya untuk menunjukkan tujuan-tujuannya.
Peranan PBB bagi Indonesia:
  1. Turut menyelesaikan sengketa RI dengan Belanda mengenai wilayah Irian Barat. Dari hasil perundingan di New York, PBB memegang kekuasaan atas Irian Barat sampai tanggal 1 Mei 1963 , saat penyerahan kekuasaan Irian Barat kepada RI.
  2. Mengirim UNCI ( United Nations Commision for Indonesia ) dalam perang Indonesia dengan Belanda hingga ke KMB ( Konferensi Meja Bundar ) dimana belanda harus mengakui kedaulatan RI.

Peranan PBB bagi dunia ingternsional :
  1. Bidang keamanan dan perdamaian, antara lain sengketa Kashmir antara India dan Pakistan ( 1945 ), sengketa timur tengah yang melibatkan Israel dan negara-negara Arab sejak 1918 sampai sekarang, krisis antara Korea Utara dan Korea Selatan ( 1950-1953 ), krisis Afganistan, Krisis Kamboja, dan krisis Vietnam.
  2. Bidang ekonomi, antara lain mengkampanyekan pembangunan di negara-negara berkembang serta menggalang pengumpulan dananya.
  3. Bidang sosial budaya, kesehatan, dan kemanusiaan antara lain mengadakan program-program pendidikan ( UNESCO ), program kemanusiaan ( UNHCR ), dan program kesehatan ( WHO )

Demikianlah penjelasan mengenai tujuan dan peran PBB. Semoga bermanfaat.
loading...

0 Response to "Tujuan dan Peran Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB )"

Post a Comment